Tags

, , , ,

Sejak kemunculannya di Supernova;Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh saya langsung tertarik dan menunggu terus keberlanjutan dari tulisan-tulisan Dee. Meskipun akhir-akhir ini saya sedikit kecewa karena tulisan Dee lebih banyak mengarah ke arah populer. Eniwei saya tidak akan membahasnya lebih lanjut, saya hanya akan sedikit mengambil salah satu bagian menarik dari novel mbak Dee yang berjudul Madre. Dalam novel tersebut Madre adalah nama dari ‘biang roti’ yang tekah lama disimpan dan menunggu seseorang yang tepat untuk bisa memfungsikannya secara optimal. Madre menunggu sang tuannya.

Dalam hidup ini akan selalu ada pasangan-pasangan. Segala sesuatunya telah dipasang-pasangkan oleh Yang Maha Kuasa. Karena Tuhanlah yang paling tahu yang terbaik untuk kita. Oleh karena itu setiap hal di dunia ini sudah memiliki pasangan maisng-masing. Sudah memiliki jodoh, pun juga dengan benda-benda di sekitar kita. Pasti kita punya suatu benda yang sudah sangat lama berada di tangan kita, benda yang memenuhi kebutuhan kita, namun akhirnya benda itu harus di’pensiunkan’ tugasnya atau dipindahtangankan ke orang lain yang lebih membutuhkan. Setiap benda akan menemukan tuannya, dan kita akan menemukan sesuatu yang menjadi benda ‘setia’ bagi kita. Bila kita mau melihat segala sesuatu dengan mata hati.

Contohnya, saat ini saya sudah melepas lepi Orenz dan hepi NGage. Benda yang menemani saya selama hampir 4 tahun dalam perjuangan menuntut ilmu di kota pelajar. Saya harus melepas Orenz karena memang sudah tidak lagi sesuai kebutuhan. Dia sering tertatih-tatih ketika harus mengerjakan gambar autoCAD yang cukup kompleks. Kapasitas memori juga sudah sangat limit. Saya tidak ingin memaksanya lagi, sepertinya Orenz harus berada di tempat yang lebih baik. Maka saya pun akhirnya melepas Orenz dengan berat hati….. dialah yang membantu dalam pengerjaan skripsi ekstra kilat dan juga job awal menjadi pendekar PLTM Tenne. Orenz….semoga kau mendapatkan tuan yang tepat ya. Alhamdulillah sekarang Allah mengamanahkan Lenny untuk saya. Semoga bisa menjadi sarana menuntut ilmu yang diberkahi.

Hepi NGage dan Muddy Smart setia mendampingi saat-saat skripsi

Hepi NGage dan Muddy Smart setia mendampingi saat-saat skripsi

Benda kedua yang harus saya lepas juga adalah hepi NGage. HP klasik ini saya dapatkan dengan ‘berburu’ di R*m*i M**l phone market. Saat itu saya butuh HP dengan fitur lengkap tapi dengan harga miring. Akhirnya saya bisa mendapatkan NGage dengan harga 350ribu. Sebenarnya NGage masih cukup relevan karena ini hape bandel banget!! Fiturnya juga g kalah ama hape jaman sekarang. Hanya saja, NGage nggak kompi untuk semua jenis page internet, sedangkan kebutuhan internet sangatlah besar T.T NGage sepertinya juga sudha harus dipindahtangankan. Alhamdulillah bertemu dengan pembeli langsung, terjuallah sudah, insya Allah pada orang yang tepat. NGage kamu jangan rewel ya di tempat barumu.Allah pun akhirnya mengamanahkan Sammy padaku. Fiturnya nggak jauh beda dengan NGage tapi tentunya kebutuhan internet lebih terpenuhi. Insya Allah Sammy akan bertahan lama. (Kecuali kalo nemu Lollipop di bawah 1 jeti, he he).

lepi orenz menemani dalam suka duka skripsi dan proyek

lepi orenz menemani dalam suka duka skripsi dan proyek

Ya Allah berikan kekuatan untuk menjaga apa yang menjadi amanhmu. Semoga tidak hanya bermanfaat untuk hamba tapi juga untuk orang lain, menjadi sarana keberkahan. HARUS!!!

#Lenny and Sammy first trial

Sammy C3520 flip!

Sammy C3520 flip!

Lenny E125 Thinkpad

Lenny E125 Thinkpad

Advertisement