Episode Itu Bernama Transisi (1)

Tags

, , ,

Pernah punya buku binder? Buku ini popular sekali waktu saya SD. Menjadi tempat koleksi untuk berbagai macam kertas surat yang cantik. Namun ketika masa-masa kuliah, buku binder sering digunakan untuk mencatat penjelasan dosen di kelas. Selain lebih ringkas, buku binder memiliki kertas pembatas sehingga memungkinkan kita untuk memilah-milah catatan sesuai dengan mata kuliah.
Anda tahu? Hidup kita sebenarnya tak ubah seperti buku binder. Jumlah kertasnya adalah umur yang ditetapkan Tuhan oleh kita. Sedangkan lembar pemisahnya adalah lembaran transisi menuju lembar putih berikutnya. Lembar transisi ini bisa berwarna warni, sesuai dengan episode transisi yang kita jalani. Ia bisa merupakan sebuah luka, duka, ataupun dosa. Namun tak jarang lembar transisi ini berupa sebuah anugrah, kesempatan dan kebahagiaan yang diberikan oleh Tuhan.
Terkadang lembar transisi ini bisa berlembar-lembar, tergantung dari bagaimana kita akan menyikapi transisi tersebut. Tulisan ini akan mengawali cerita saya dalam memandang sebuah transisi. Saya tidak berharap cerita saya akan bisa menjadi ‘sesuatu’ untuk orang lain. Ini adalah salah satu cara saya dalam menghadapi sebuah masa transisi; menuliskannya.

Week of Pasta

voila…..ini nih… week of pasta
mulai dari fettucini, spaghetti dan schotel
cita rasa Italia yang kental, hanya saja nggak nemu oregano dan basil….but no problemo
resep bisa dilihat di postingan saya sebelumnya
Semangat!! [hidup gerakan anti jajan di luar]

This slideshow requires JavaScript.

Fettucini Ala Kitchen Magician

Tags

,

Sudah lama tidak bereksperimen di dapur Kitchen Magician. Now, it’s show time!!

FETTUCINI ALA KITCHEN MAGICIAN

Siapkan pasta jenis fettucini (bentuknya pipih) atau yang biasa juga boleh, sesuai selera.

Bumbu-bumbunya (untuk 200gr pasta) :
1 sdm mentega
2 btr bawang putih, cincang halus
1 btr bawang bombay kecil, cincang halusl
3 bh sosis siap saji, potong-potong sesuai selera
3 sdm saos tomat botolan
2 buah tomat merah, rebus bentar, buang kulit dan bijinya, cincang kecil
1 sdt saos cabai botolan
1/2 sdt oregano kering*
1/2 sdt basil kering*
1 sdt gula
1 sdt garam
1/2 sdt lada bubuk
(bisa ditambahkan daging giling bila suka)*
1/2 gelas air

*optional karena saya tinggal di kota kecil jadi susah nyarinya

Cara membuat :
1. Rebus air+garam hingga mendidih, masukkan spaghetti kering, diamkan kurleb 10-12 menit, hingga memutih.
2. Sambil menunggu spaghetti matang, tumis bawang bombay cincang, lalu bawang putih cincang sampai harum.
3. Masukkan sosis, aduk2 hingga agak matang, masukkan tomat cincang.
4. Masukkan saos tomat, saos cabai, . Aduk-aduk sebentar.
5. masukkan gula, lada dan garam. Tuang air. Aduk2 hingga agak mengental.
6. Bila spaghetti belum matang, matikan api tumisan.
7. Jika sudah spaghetti sudah matang, tiriskan, lalu masukkan ke tumisan. Nyalakan api, aduk2 hingga rata. Matikan api.
8. Hidangkan spaghetti sosis dengan taburan keju parmesan bubuk. (bisa juga pake keju cheddar atau quick melt biasa)
7. biar lebih oke, tambahkan rebusan sayur sesuai selera

Trik memasak pasta :
1. Rebus pasta dengan air sampai pastanya terendam semua.
2. Tambahkan sedikit garam untuk menambah citarasa.
3. Segera tiriskan pasta begitu sudah mencapai waktu sesuai dengan aturan di kemasan.
4. Jangan tambahkan minyak karena justru akan mencegah saus terserap ke pasta.
5. Gunakan pasta panjang (mis: spaghetti/fettucini) dengan saus encer dan pasta pendek dengan lobang (mis: penne) dengan saus kental.
6. Air rebusan pasta bisa digunakan untuk mengencerkan saus.

Have a nice try

my fettucini

my fettucini

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.